tertegun tuk sejenak tuk mengenangmu,
hati dan cintaku tertinggal di hatimu,
dan rasa rindu ini sehentak tak berhenti karena semuanya ada di dirimu,
lelah menanti semua harapan yang tak pasti kadang mematahkan semuanya,
walau lautan terbentang di depan mata tapi tetap ku tak pantang arah,
terdiam bukan berarti berhenti,
berhenti bukan berarti berakhir,
berakhir bukan berarti tak mampu tapi itu semua karena dirimu,
karena dirimulah aku bangkit dan aku melakukan semua dari hati,
karena dirimulah aku merasakan indahnya jatuh cinta, mencintai dan dicintai,
engkau segala di hidup ini, tak bisa ku bernafas tanpa mu,
tanpa hadirnya dirimu, lelah rasanya ku berjalan,
tanpa kamu tak ingin ku lanjutkan semua cerita yang fiksi dan di dunia fana ini,
dan tanpa kamu tak mungkin hati ini mencintai dan terang,
terasa jauh walau sekejap memejamkan mata jika tak bertemu dirimu,
terasa hampa jika bukan kamu,
dirimu memang telah membuatku terbuai,
terbuai dalam aluna cinta dan hanyut ke dalam kerinduan,
sayang ini untukmu di jiwa ku sangat memikat,
rinduku ini untukmu sangat dalam,
dan kasihku untukmu sangat luar biasa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog Subscription
Search this blog
Blogger templates
Popular Posts
-
Kita memang pernah tertawa dan berbagi cerita bersama, Merasa duka yang berdeda, Menanam kepercayaan yang dalam, Keberhasilan yang di...
-
Tuhan,.. Sebelum berakhir massa ku, izinkanlah aku mencintainya... Dan sebelum aku meninggal nanti, aku ingin melihat senyum manisnya kep...
-
tak ada yang lain di hati ini selain dirimu, ku mencintaimu dengan cara ku sendiri, dengan menutup mata, telnga dan hati ini, rindu yang...
-
Rabun mata ini melihat keindahan yang lain, Sinar mata dari mu yang membuka mata dan menerangi jiwa ini, Dua jalan yang menjadi satu, ...
-
Secangkir minuman menemani nikmatnya berbincang bersama, Canda tawa yang hangat, Terasa lepas beban di dalam hati dan pikiran ini, S...
-
Kicauan burung di pagi hari bagaikan suara malaikat, Mentari yang cerah di hari ini, membangun kan semangat ku untuk melewati hari dengan...
-
Sudah sekian lama aku mengenalmu, sekian lama pula aku mendambamu, dan kini kita pun bersama yang ku harap untuk selamanya. Kata "c...
-
Rintikan air yang turun secara perlahan, Mulai membasahi bumi ini, Angin pun mulai membelai dedauan pohon dengan lembut, Hingga te...
-
9 bulan telah berlalu, 17 tahun pun kini aku bersama mu bunda… Teringat akan masa kesil dan di masa-masa sulitmu, Aku sangat berterim...
-
Kini aku tersesat oleh jalan yang aku pilih sendiri, Jalan yang tak akan ada kedamaian di hati, Terkadang hati ini berontakk untuk perg...
Mengenai Saya
- nisatekaje@blogspot.com
- tangerang, banten, Indonesia
- pahami diri sendiri sebelum menilai orang dan sebelum anda banyak bicara :)
puisi
pemirsa
Diberdayakan oleh Blogger.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar